![]() |
Jakarta - Panglima TNI Jenderal (TNI) Moeldoko mengakui tengah menyiapkan jabatan strategis asisten teritorial (aster) untuk matra Angkatan Laut (AL) serta Angkatan Hawa (AU).
Jabatan dalam susunan organisasi baru itu dibuat untuk mengoptimalkan kemampuan dalam melindungi pertahanan semua lokasi di Indonesia.
" Internal TNI bukan sekedar ada aster dari Angkatan Darat, namun aster AU serta AL bakal selekasnya dibuat. Ini untuk tingkatkan kemampuan TNI dalam melindungi pertahanan negara, " kata Panglima TNI selesai penyerahan pertolongan keramik pada perwira menengah-bawah serta PNS kelompok III, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (25/6).
Dijelaskan, posisi aster pergi dari doktrin system pertahanan nasional seperti yang termaktub dalam UUD 1945, yaitu system pertahanan rakyat semesta. Seluruhnya mempunyai arti bahwa system pertahanan negara mesti di bangun dengan pengerahan sumber daya nasional.
" Sumber daya alam serta sumber aset lain fasilitas prasarana dikerahkan untuk kebutuhan pertahanan. System ini disusun atas basic komponen pertahanan, " ucap Panglima
Termasuk juga di dalamnya juga komponen cadangan serta komponen pendukung. Komponen paling utama TNI serta komponen cadangan yang disebut termasuk juga semua SDM yang telah disediakan.
Dikatakan Panglima, jabatan asisten teritorial di laut serta hawa fungsinya serupa dengan asisten teritorial di Angkatan Darat. Dengan hal tersebut, semua matra diinginkan bisa menggerakkan manfaat serta perannya semasing.
" Seperti saat ini posisi Waaster di panglima TNI, kelak kita proyeksikan jadi aster di Angkatan Laut. Begitupun di AU. Jadi seluruhnya telah kita siapkan dari pertama, " kata Panglima.

ide yang bagus panglima....
BalasHapuswww.belonomi.com