![]() |
Jakarta - Angkatan Laut Diraja Malaysia mengaku kerjasamanya dengan TNI Angakatan Laut adalah salah satu aspek kesuksesan diketemukannya kapal tanker Malaysia Orkim Harmony yang hilang di perairan Laut Cina Selatan, 11 Juni lantas.
Kadispen Armabar Letkol Pelaut Ariris juga mengemukakan animo Wakil Ketua Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM), Laksamana Madya Maritim Dato' Ahmad Puzi, pada TNI AL.
" Wakil APMM mengaku jaringan hubungan kerja yang kuat pada APMM dengan WFQR (Western Fleet Quick Response atau tim reaksi cepat Koarmabar) mempelopori usaha Malaysia dalam meningkatkan jaringan komunikasi dengan negara-negara di Asia Tenggara melalui pertukaran info intelijen, terutama dalam mengatasi perompakan seperti kapal tanker yang hilang tempo hari, " jelas Ariris pada Liputan6. com, Kamis (25/6/2015).
Ariris menyampaikan, pengungkapan perompak Orkim Harmony juga adalah bukti bahwa negara-negara pantai di ASEAN, terutama Indonesia serta Malaysia berusaha mengamankan lokasi perairannya dari kejahatan perompak.
Menyikapi animo Malaysia, Komandan Gugus Keamanan Laut Komando Armada RI Lokasi Barat (Danguskamlaarmabar), Laksamana Pertama TNI Abdul Rasyid mengungkap harapannya supaya hubungan kerja dengan Angkatan Laut Diraja Malaysia di segi keamanan teritorial bisa selalu terwujud.
" Danguskamlaarmabar mengharapkan hubungan kerja sejenis ini bakal berkelanjutan yang akan datang, " berharap Ariris. (Mut/Ein)

0 komentar:
Posting Komentar